Ingin Memulai Bisnis Usaha Kecil Menengah? Yuk Simak Tips Berikut Ini!

Ingin Memulai Bisnis Usaha Kecil Menengah? Yuk Simak Tips Berikut Ini!

Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. UKM juga memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian negara serta membantu pemerintah dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Menurut Keputusan Presiden RI No. 99 Tahun 1998, Usaha Kecil Menengah adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 316/MK.016/1994 tanggal 27 Juni 1994, Usaha Kecil Menengah didefinisikan sebagai perorangan atau badan usaha yang telah melakukan kegiatan usaha yang mempunyai penjualan atau omset per tahun setinggi-tingginya Rp 600.000.000 atau asset atau aktiva setinggi-tingginya Rp 600.000.000 (di luar tanah dan bangunan yang ditempati) terdiri dari:

-Bidang usaha (Fa, CV, PT, dan koperasi)

-Perorangan (Pengrajin/ industri rumah tangga, petani, peternak, nelayan, perambah hutan, penambang, pedagang barang dan jasa.

Untuk membuat sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) jugatidak sembarangan, karena jika salah langkah bisa saja usaha yang kita buat tidak berjalan lancar. Yuk simak tips bagaimana memulai bisnis Usaha Kecil Menengah dibawah ini.

1. Pilih Jenis Usaha

Pertama-tama pilih terlebih dahulu jenis usaha yang ingin Anda mulai, ada banyak jenis bisnis UKM yang bisa Anda pilih. Seperti bisnis fashion, kuliner,furniture, jasa foto atau video atauagency digital marketing/ design.Untuk memilih jenis usaha, Anda harus memikirkannya secara matang dan tentunya Anda juga harus menguasai produk yang nantinya akan Anda jual.

2. Kuasai Produk Yang Akan Dijual

Jika Anda ingin memulai usaha, jangan lupa kuasai produk/ jasa yang akan dijual. Jangan sampai, Anda tidak bisa memberi penjelasan jika ada pelanggan yang menanyakan mengenai detail produk/ jasa yang dijual. Seperti misalnyaAnda ingin memulai usaha fashion, Anda harus mengenali jenis bahan yang akan digunakan. Jika yang ingin dijual adalah pakaian sehari-hari, gunakan bahan cotton combed untuk kaos atau tshirt yang memiliki tekstur lembut,tidak kasar,menyerap keringat serta tidak panas saat digunakan. Cotton combed juga memiliki jenis ketebalan kain yang berbeda-beda, semakin tipis kainnya maka semakin tinggi nomornya. Untuk jenis kain yang tebal memiliki nomor 20s, dan kain yang tipis memiliki nomor 30s dan 40s.

3. Tentukan Target Pasar

Jika Anda ingin menjual sebuah produk kenali dan tentukan dulu target pasarnya. Jangan sampai target pasar kalian melenceng jauh dari pada yang seharusnya. Dengan menentukan target pasar, Anda bisa menyesuaikan strategi pemasaran dan penjualan pun dapat lebih efisien.Misalnya Anda ingin menjual jaket denim, maka target pasar Anda adalah wanita dan pria dengan umur 17 hingga 25tahun.Dan Anda bisa memasarkannya via sosial media dan juga e-commerce.Gunakan juga bahasa yang sesuai dengan target yang ada.Jika target Anda berumur 17-25 tahun, jangan gunakan bahasa baku namun gunakan bahasa gaul yang biasa mereka gunakan sehari-hari.

jual sepatu second

4. Cari Partner Bisnis

Jika Anda ingin membangun bisnis seperti agency atau coffee shop, rasanya akan sangat berat jika Anda harus mengelolanya sendiri. Karena itu carilah partner yang tepat dan sudah benar-benar paham mengenai pengelolaan bisnis. Dengan adanya partner, Anda juga akan lebih sedikit mengeluarkan modal karena biasanya modal akan dikeluarkan bersama-sama dengan rasio 50:50 atau 60:40.Dengan memiliki partner bisnis, Anda juga akan memiliki teman untuk bertukar ide dan strategi mengenai bisnis kedepannya.

5. Jual Kelebihan dan Kualitas Produk

Saat ini banyak penjual yang lebih memilih menjual produk denganharga murah tanpa memperhatikan kualitas atau kelebihan produk. Yang akhirnya tentu akan membuat pelanggan kecewa ataskualitas yang di dapatnya.Karena itu Anda sebagai penjual harus memberikan kualitas terbaik kepada pelanggan. Jelaskan juga kelebihan produk Anda dibandingkan produk lainnya yang sejenis.Seperti contohjikaAnda menjual furniture, gunakanlah kayu dengan kualitas terbaik agar furniture yang Anda jual tidak cepat rusak. Karenadalam hal produk furniture, sudah pasti pelanggan memilih kualitas terbaik yang nantinya akan tahan lama sampai bertahun-tahun.

6. Tingkatkan Brand Awareness

Brand Awareness adalah kemampuan sebuah konsumen untuk mengingat sebuah merek yang didalamnya termasuk nama merek/ brand, logo dan juga slogan.Brand Awareness merupakan hal yang sangat penting, karena saat pelanggan sudah mengingat merek sudah pasti pelanggan akan terus membeli produk/ jasa yang kita tawarkan. Karena itu buatlah nama, logo dan slogan yang mudah diingat.

Untuk meningkatkan brand awareness, gunakanlah media sosial. Karena dengan media sosial kita dapat berinteraksi secara langsung dengan pelanggan. Anda juga bisamemasang iklan di sosial media, jangan lupa rencanakan iklan sesuai dengan budget yang ada. Buat juga website sebagai media penghubung antara perusahaan dengan pelanggan. Dengan website pelanggan dapat mengetahui informasi mengenai produk/ jasa yang dijual serta alamat dan nomor telepon perusahaan.Jangan lupa, buat tampilan website yang user friendly.

7. Hargai Waktu

Istilah Time is Money merupakan istilah yang tepat, karena setiap waktuluangyangkita miliki dapat menghasilkan uang. Jangan membuang waktu untuk hal yang tidak tepat, karena waktu yang kita buang tidak akan mungkin akan kembali lagi.

8. Kenali Kompetitor

Usaha apapun pasti memiliki pesaing atau kompetitor, karena itu perlu bagi kita untuk mengenali kompetitor yang ada. Seperti jenis produk apa saja yang mereka jual, berapa kisaran harga yang diberikan hingga perhatikan kualitas barang atau produk yang dijual.

9. Bangun Network

Dalam membuatsebuah usaha, membangun network adalah suatu hal yang penting. Karena semakin banyak network yang kita miliki, maka semakin mudahusaha Anda berkembang. Dengan adanya network, Anda juga bisa bertukar pikiran mengenai usaha yang Anda miliki serta meminta saran yang tentunya akan sangat berguna bagi perkembangan bisnis Anda.Membangun network dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan mengikuti seminar terkait bisnis. Jangan lupa untuk membawa kartu nama kemanapun Anda pergi.

10. Buat SOP dan Strategic Plan

Standar Operasional Prosedur (SOP)adalah dokumen mengenai perincian dari rencana bisnis yang dilakukan secara kronologis untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang bertujuan untuk memperoleh hasil kerja yang efektif. SOP dalam suatu perusahaan juga bermanfaat untuk menjaga konsistensi prosedur kerja sehingga meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi, karena segala sesuatu sudah tercatat di SOP.Sedangkan strategic plan digunakan untuk menentukan strategi mengenai perusahaanbaik jangka panjang ataupun jangka pendek. Dengan adanya strategic plan, Anda bisa mengatasi masalah yang terjadi baik itu masalah internal maupun eksternal.

(elvirarnld)

Leave a Reply